Shubuhnya dimana aku berada masih enak dalam kelambu rindu,sambil berfoya-foya dengan waktu,masa bagaikan menderu,langkah tiada arah yg kutuju,pikiran terus bercelaru,terlupa aku diujung waktu,siapa aku di depan Robbku?.
Zuhurnya,ake lebih memikirkan kelaparan kehausan dan istirahatku,aku lebih mementingkan tuntutan jabatanku aku bertolak angsur dengan waktu,aku gembira mendulang keuntungan,aku terlupa betapa besar kerugian,jika aku menggadaikan ketaatan siapa aku di depan Robbku?.
Asarnya,aku lupa warna,masa cepat berubah bagaikan diburu-buru,aku msih denga secawan kopiku,terlupa panas tidak diujung kepala,aku masih bercerita ttg si Tuah yg setia dan si Jebat yg durhaka,siapa aku di depan Robbku?.
Maghribnya aku melihat warna malam tetapi aku masih bersembunyi balik tabirnya/mencari sisa-sisa keseronokan,tak terasa ruangmasa yg singkat,jalan yg bertingkat-tingkat ruginya berlipat-lipatsiapa aku di depan Robbku?.
Isyaknya,karena masanya yg panjang,kubiarkan penat menghimpitdadaku,aku membiarkan kelesuan mengggangguku,aku rela terlena sambil menarik selimut biru,bercumbu-cumbu dengan waktuku,siapa aku didepan Robbku?.
Kini aku bertanya-tanya,sampai kapan aku akan melambatkan sujudku?,ketika adzan berkumandang lagi aku membiarkan Masjid menjadi sepi,padahal diujung hidup ada mati.Bagaimana jenazah akan di bawa sembahyang disini,jika ruangku di biarkan kosong?,jika wajahku menjadi asing pada mentari dan bintang-bintang.
Ini sholatku….bagaimana dengan sholatmu?.mungkin tak ada salahnya bertanya kpd Allah….Ya Allah bagaimana aku hamba-MU yg hina ini kelak di hadapan-Mu?
posted by KARL VON KLOSSE