:: topengdigital ::

April 20, 2009

Ndelok Password

Filed under: analisa

Ndelok Password

ndelog

adalah software portable yang digunakan untuk melihat password winguard pro 6.6.0, winguard pro 6.6.56 dan FileAntiCopy 3.5, adapun cara memakainya sangat sederhana anda tinggal Jalankan program portable yang bernama “Ndelok Password” .Cara kerjanya sederhana, jika ada registry string yang dibuat oleh winguard pro 6.6.0 HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Directx\Options\Display\Render\DrawMode\Windows\User\title2 maka otomatis akan dibaca oleh Ndelog password,Jika ada registry string yang dibuat oleh winguard pro 6.6.56
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Directx\Common\Public\flags\1 maka otomatis akan dibaca juga oleh Ndelog password ,Jika ada file winsck32.ocx didrive C:\WINDOWS\system32\1003\winsck32.ocx yaitu file yang telah dibuat oleh File AntiCopy untuk menempatkan user dan password maka otomatis akan dibaca oleh Ndelog Password

Jika kesemuanya belum anda install atau belum diberi password maka akan tampil seperti dibawa ini

ndelog1

Adapun Scriptnya sebagai berikut

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Private Function GetReg(RegPath As String)
Dim reg As Variant
Set reg = CreateObject("WScript.Shell")
GetReg = reg.RegRead(RegPath)
End Function
Private Sub Form_Load()
On Error Resume Next
Call winguard1
Call winguard2
Call fileanticopy
End Sub
Private Sub winguard1()
On Error Resume Next
Text1.Text = GetReg("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Directx\Common\Public\flags\1")
End Sub
Private Sub winguard2()
On Error Resume Next
Text2.Text = GetReg("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Directx\Options\Display\Render\DrawMode\Windows\User\title2")
End Sub
Private Sub fileanticopy()
Dim aText As String
Dim bText As String
Dim sString1 As String, sString2 As String
Open "C:\WINDOWS\system32\1003\winsck32.ocx" For Input As #1
Do While Not EOF(1)
Input #1, sString1, sString2
aText = aText & sString1
bText = bText & sString2
Loop
Text3.Text = aText
Text4.Text = bText
End Sub

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Jika anda inginkan file bisa anda download untuk Ndelog Password atau jika ingin main main di visual basic scriptnya bisa anda download disini

Salam

Topengdigital

April 12, 2009

Hikmah Pengharaman Babi

Filed under: Qolbu

copy paste tahajjud_call@yahoogroups.com

Assalamualaikum Wr Wb

Bismillahirrohmaani rrohiim

Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropa dan Amerika, yang menjadikan daging babi sebagai makanan pokok dalam hidangan mereka.

Dalam kesempatan ini, saya sitir kembali kejadian yang berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis.

Mereka bertanya kepadanya mengenai rahasia diharamkannya babi dalam Islam.

Mereka bertanya kepada Imam, “Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram, karena ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba dan bakteri-bakteri lainnya.

Hal itu sekarang ini sudah tidak ada. Karena babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi.

Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteri dan mikroba lainnya.?”

Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina.

Mengetahui hal itu, mereka bertanya, “Untuk apa semua ini?” Beliau menjawab, “Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahasia.”

Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang.

Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas.

Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut.

Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk melepas dua ekor babi jantan bersama dengan satu babi betina.

Kali ini mereka menyaksikan keanehan.
Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan hajat seksualnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya.

Selanjutnya beliau berkata, “Saudara-saudara, daging babi membunuh ‘ghirah’ orang yang memakannya.
Itulah yang terjadi pada kalian.

Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya bersama lelaki lain, dan membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan was-was, karena daging babi itu menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya.”

Kemudian beliau memberikan contoh yang baik sekali dalam syariat Islam.

Yaitu Islam mengharamkan beberapa jenis ternak dan unggas yang berkeliaran di sekitar kita, yang memakan kotorannya sendiri.

Syariah memerintahkan bagi orang yang ingin menyembelih ayam, bebek atau angsa yang memakan kotorannya sendiri agar mengurungnya selama tiga hari, memberinya makan dan memperhatikan apa yang dikonsumsi oleh hewan itu.

Hingga perutnya bersih dari kotoran-kotoran yang mengandung bakteri dan mikroba. Karena penyakit ini akan berpindah kepada manusia, tanpa diketahui dan dirasakan oleh orang yang memakannya.

Itulah hukum Allah, seperti itulah hikmah Allah.

Ilmu pengetahuan modern telah mengungkapkan banyak penyakit yang disebabkan mengkonsumsi daging babi.

Sebagian darinya disebutkan oleh Dr. Murad Hoffman, seorang Muslim Jerman, dalam bukunya “Pergolakan Pemikiran:

Catatan Harian Muslim Jerman”, halaman 130-131: “Memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tetapi juga dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh, yang mengakibatkan kemungkinan terserang kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik.

Bukankah sudah kita ketahui, virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang pada musim panas karena medium babi?”

Dr. Muhammad Abdul Khair, dalam bukunya Ijtihâdât fi at Tafsîr al Qur’an al Karîm, halaman 112, menyebutkan beberapa penyakit yang disebabkan oleh daging babi: “Daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan cacing trachenea lolipia.

Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang mengkonsumsi daging babi tersebut.

Patut dicatat, hingga saat ini, generasi babi belum terbebaskan dari cacing-cacing ini.

Penyakit lain yang ditularkan oleh daging babi banyak sekali, di antaranya:

Kolera babi. Yaitu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus

Keguguran nanah, yang disebabkan oleh bakteri prosillia babi.

Kulit kemerahan, yang ganas dan menahun.

Yang pertama bisa menyebabkan kematian dalam beberapa kasus, dan yang kedua menyebabkan gangguan persendian.

Penyakit pengelupasan kulit.
Benalu eskares, yang berbahaya bagi manusia.

Fakta-fakta berikut cukup membuat seseorang untuk segera menjauhi babi:

Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya.
Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya.

Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.

Ia mengencingi kotoranya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali.
Ia memakan sampah, busuk-busukan, dan kotoran hewan.
Ia adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama, jika dibiarkan.

Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, yaitu Cina dan Swedia –Cina mayoritas penduduknya penyembah berhala, sedangkan Swedia mayoritas penduduknya sekular– menyatakan: daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon.

Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis.
Terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India).
Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di
Sao Paulo.

Kini kita tahu betapa besar hikmah Allah mengharamkan daging dan lemak babi.
Untuk diketahui bersama, pengharaman tersebut tidak hanya daging babi saja, namun juga semua makanan yang diproses dengan lemak babi, seperti beberapa jenis permen dan coklat, juga beberapa jenis roti yang bagian atasnya disiram dengan lemak babi.

Kesimpulannya, semua hal yang menggunakan lemak hewan hendaknya diperhatikan sebelum disantap.
Kita tidak memakannya kecuali setelah yakin bahwa makanan itu tidak mengandung lemak atau minyak babi, sehingga kita tidak terjatuh ke dalam kemaksiatan terhadap Allah SWT, dan tidak terkena bahaya-bahaya yang melatarbelakangi Allah SWT mengharamkan daging dan lemak babi.

Dari buku: Hidangan Islami: Ulasan Komprehensif Berdasarkan Syari’at dan Sains Modern

Penulis: Syeikh Fauzi Muhammad Abu Zaid

Penerjemah: Abdul Hayyie al Kattani, Cet : I/1997

Penerbit: Gema Insani Press

April 3, 2009

Merubah FAT32 ke NTFS

Filed under: tips dan trik

Cara mudah merubah FAT32 ke NTFS tanpa harus memformat hardisk, dengan cara
menggunakan dos ( cmd ) caranya

start > Run ketik cmd tekan enter

run

setelah itu akan muncul seperti gambar dibawah ini

ntfs

contoh drive d: fat32 akan dirubah ke ntfs kita tinggal tulis
D:\>convert D:/FS:NTFS akan muncul

The type of the file system is FAT32
Enter current volume label for drive D:
tulis nama Drive D: dalam contoh drive D: bernama ‘Data’
tulis data tekan enter

akan keluar pertanyaan
Would you like force a dismount on this volume? (Y/N) tulis “Y” tekan enter
tunggu sampai proses merubah drive fat32 ke ntfs
jika sudah tampil
conversion complete

berarti drive D : sudah berhasil di rubah ke NTFS

salam

topengdigital






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer