:: topengdigital ::

May 18, 2011

Musuh Preman

Filed under: Qolbu

oleh: dablenk

Ini adalah sebuah cerita tantang seorang preman (sebut saja Samidi). Dia seorang preman yang sangat ditakuti didaerahnya. bahkan dia ngga mempunyai rasa takut kepada siapapun dan apapun.Suatu ketika dia mendatangi seorang yang dituakan didaerah itu. sebut saja (Pak Johan), untuk bertanya brangkali Pak Johan tahu ada orang sakti untuk dfilawan. karena dia sudah tidak ada lagi musuh yang menjadi tandingannya. akhirnya terjadi percakapan diantara kedua orang itu.

Samidi : “Pak Johan, aku datang kesini untuk bertanya, barangkali kamu tahu ada orang sakti atau setan sekalipun yang mumpuni. Aku ingin melawannya. sampai detik ini ngga ada satu orangpun musuhku yang mampu melawanku”.
Pak Johan : (dengan suara merendah)” kalau yang mumpuni aku tahu. tapi aku ragu kamu sanggup melawannya atau tidak.”
Samidi : ” Jangan buang waktu, cepat katakan dimana orang itu tinggal..??”
Pak Johan : “Didekat sini, aku bisa panggil dia, namun ada syaratnya kalau kamu ingin tahu siapa dia..”
Samidi : (sedikit membentak) “cepat katakan syaratnya apa..??”
Pak Johan :”Syaratnya, kamu harus masuk dan tinggal di salah satu kamarku sampai aku kasih tau kalau dia datang”
Samidi : “Baik, dimana kamarnya??”
Pak Johan: ” itu kamarnya, kamu jangan keluar sampai akau kasih tahu kalau musuhmu datang”.

Akhirnya Samidi masuk kamar dan menunggu musuhnya datang sampai waktu malam tiba. Tidak sabar menunggu, Samidi membentak dari dalam kamar.

Samidi : “Pak Johan, lama sekali belum datang, samapai kapan aku menunggu…!!!”
Pak Johan : “Sebentar lagi dia datang…”
Akhirnya Samidi menunggu, tapi tidak lama kemudian samidi membentak berulang ulang kepada Pak Johan. Pak Johanpun menjawab dengan pelan.
Samidi : “Pak Johan, kapan musuhku datang…??”
Pak Johan : ” Sabar…”
Samidi : “lapar nih!!!”
Pak Johan : ” Sabar…”
Samidi : “banyak nyamuk…!!!”
Pak Johan : ” Sabar…”

Samidi terus membentak dan menggerutu sampai malam larut. Karena kelelahan menunggu akhirnya Samidi dengan pelan keluar dari kamar dan menemui Pak Johan.

Samidi : ” Pak Johan, aku sudah nggak kuat, lama sekali aku menunggu musuhku…”
Pak Johan : “Akhirnya terbukti kalau kamu tidak sanggup melawan musuhmu yang satu ini”
Samidi : “Maksudnya…??”
Pak Johan : (dalam bahasa jawa) “ORA ANA MUSUH LEWIH SEKTI KEJABA ATIMU DHEWEK” yang artinya adalah tidak ada musuh yang lebih sakti/hebat daripada dirimu sendiri.

Dari cerita diatas dapat diambil hikmah bahwa musuh kita yang terbesar adalah diri kita sendiri, ambisi kita, nafsu kita, hawa nafsu kita. Kita bisa menjadi orang yang mumpuni/sakti apabila kita dapat mengendalikan hawa nafsu kita, ambisi kita marah kita dan lain sebagainya.

dedikated to my grandfather

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/1992866-musuh-preman/#ixzz1MevrwuSZ

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://topengdigital.blogsome.com/2011/05/18/musuh-preman/trackback/

  1. i really like this sharing …

    Comment by Cheap Moncler Jackets — October 25, 2011 @ 2:27 am

  2. Excellent stuff from you, man. I’ve read your things before and you are just too awesome. I adore what you have got right here. You make it entertaining and you still manage to keep it smart.This is truly a great blog thanks for sharing.

    Comment by Cheap Moncler Jackets — November 15, 2011 @ 3:24 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer